Tesis

NO NAMA PPDS JUDUL TESIS
1 IMRON PERBEDAAN JUMLAH EOSINOFIL, NEUTROFIL SPUTUM DAN VEP1 AKIBAT PEMBERIAN VITAMIN C PADA ASMA
2 NATALIE DUYEN PERBEDAAN ANTARA ASMA EOSINOFILIK DAN NEUTROFILIK TERHADAP PEMBERIAN INHALASI SALMETEROL/FLUTICASONE
3 FITRIE RAHAYU SARI PERBEDAAN JUMLAH EOSINOFIL, NEUTROFIL DAN KADAR MATRIKS METALLOPROTEINASE-9 PADA SPUTUM PASIEN ASMA TIDAK TERKONTROL SEBAGIAN SEBELUM DAN SETELAH PEMBERIAN INHALASI KORTIKOSTEROID
4 PRIHATIN IMAN N. PENGARUH PEMBERIAN ZINC PADA NILAI KONTROL ASMA, VOLUME EKSPIRASI PAKSA DETIK PERTAMA, JUMLAH EOSINOFIL, DAN NEUTROFIL SPUTUM PENDERITA ASMA
5 YUDI PRASETYO PERBEDAAN JUMLAH EOSINOFIL, NEUTROFIL SPUTUM DAN VOLUME EKSPIRASI PAKSA DETIK PERTAMA PADA ASMA TERKONTROL SEBAGIAN DAN TIDAK TERKONTROL TERHADAP PEMBERIAN KALSITRIOL
6 RONIKE YUNUS EFEK ANTIINFLAMASI DOKSISIKLIN TERHADAP VEP1, MMP-9 SERUM, DAN HS-CRP SERUM PADA PENETALAKSANAAN PPOK STABIL
7 MIFTAHUDDIN DAMPAK  TOTAL SUSPENDED PARTICLE (TSP) PROSES PENGECORAN LOGAM TERHADAP PARU PEKERJA INDUSTRI PENGECORAN LOGAM
8 RUDI SATRIAWAN PERAN N-ACETYLCYSTEINE TERHADAP HEPATOTOKSISITAS PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU TERAPI OBAT ANTITUBERKULOSIS
9 DYAH TURUNSIH PENGARUH TOTAL SUSPENDED PARTICLE TERHADAP GANGGUAN FUNGSI PARU DAN PERUBAHAN LEUKOSIT PEKERJA PABRIK PEMINTALAN DI BAGIAN BLOWING DAN CARDING
10 NOVITA TJAHYANINGSIH PERBANDINGAN NILAI SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS PEMERIKSAAN SPUTUM METODE FASTPLAQUE TBTM , PENGECATAN ZIEHL NE DAN MYCOBACTERIA GROWTH INDICATOR TUBE (MGIT) TERHADAP KULTUR LOWENSTEIN JENSEN
11 RATNA LUSIAWATI KORELASI KDAR GAS CO, SO2, NO2, OZON DAN TOTAL SUSPENDED PARTICLE TERHADAP GANGGUAN FAAL PARU PEKERJA INDUSTRI PENYULINGAN ALKOHOL TRADISIONAL MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR KAYU
12 APRILLUDIN KORELASI VOLUME EKSPIRASI PAKSA DETIK PERTAMA (VEP1) DAN TEKANAN PARSIAN OKSIGEN ARTERI (PaO2) DENGAN HOMEOSTASIS MODEL ASSESSMENT INSULIN RESISTANCE (HOMA IR) DAN HOMEOSTASIS MODEL ASSESSMENENT BETA (HOMA β) PADA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK
13 TRI ADI KURNIAWAN PERAN PEMBERIAN KALSITRIOL TERHADAP JUMLAH NETROFIL DAN EOSINOFIL  INDUKSI SPUTUM PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK STABIL
14 RITA KESUMA PERBEDAAN KADAR C-REACTIVE PROTEIN, TROMBOSIT, DAN PROKALSITONIN PADA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK EKSASERBASI AKUT DAN POST EKSASERBASI
15 NIWAN TRISTANTO MARTIKA PROBEMATIKA KETERLAMBATAN TERHADAP DIAGNOSTIK DAN PENGOBATAN TUBERCULOSIS PARU
16 MULYONO ADJI PERAN MODAL SOSIAL TERHADAP PENEMUAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU BAKTERI TAHAN ASAM POSITIF DI KABUPATEN KARANGANYAR
17 MOHAMAD IRPAN NILAI DIAGNOSIS PEMERIKSAAN INTERFERON GAMMA DALAM DARAH DENGAN TEKNIK ELISA, DNA M.TB DALAM DARAH DENGAN TEKNIK POLYMERASE CHAIN RECTION (PCR) DAN UJI TUBERKULIN UNTUK DIAGNOSIS TUBERKULOSIS PARU
18 JATU APHRIDASARI PENGARUH EXERCISE TRAINING DAN NEUROMUSCULAR ELECTROSTIMULATION (NMES) TERHADAP DERAJAT OBSTRUKSI DAN KEKUATAN OTOT QUADRICEPS PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA
19 EVA LYDIA MUNTHE DAMPAK PAJANAN ASAP MALAM BATIK TERHADAP FUNGSI PARU DAN ASMA KERJA PADA PEKERJA INDUSTRI BATIK TRADISIONAL DI KAMPUNG BATIK LAWEYAN SURAKARTA
20 HARSINI PERAN N-ACETYLCYSTEINE DOSIS TINGGI JANGKA PANJANG PADA KADAR GLUTATION PEROKSIDASE DAN JUMLAH ERITROSIT NORMAL PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA
21 RENI ARI MARTANI PERAN A-TOKOFEROL (VITAMIN E) PADA KADAR MALONDIALDEHID PLASMA, JUMLAH NETROFIL SPUTUM INDUKSI, DAN SKOR COPD ASSESMENT TEST PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK
22 NANANG BUDI PRAMONO KORELASI PAJANAN DEBU KAYU PADA %VEP1 DAN KADAR TNF-A PEKERJA MEBEL
23 ARRY SETYOWATI PERANAN MODAL SOSIAL KADER KESEHATAN DAN KEPEMIMPINAN TOKOH MASYARAKAT DALAM PENEMUAN TUBERKULOSIS PARU BAKTERI TAHAN ASAM POSITIF DI KABUPATEN SUKOHARJO
24 YUSFI RIDOKA KORELASI ANTARA NILAI PaO2 DENGAN COPD ASSESSMENT TEST DAN SKALA DEPRESI PADA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK DI RSUD DR.MOEWARDI
25 ANITA MUNTAFI’AH PENGARUH PAJANAN DEBU RESPIRABEL CAT SEMPROT TERHADAP KADAR INTERFERON GAMMA, JUMLAH NETROFIL SPUTUM DAN FAAL PARU PEKERJA ADVERTISING
26 ABU BAKAR EL BAHAR KORELASI ANTARA KADAR ADRENOMEDULIN, PSI, DAN CURB-65 DENGAN WAKTU TERAPI SULIH ANTIBIOTIK DARI INTRAVENA KE ORAL PADA PNEUMONIA KOMUNITI
27 MUSDALIFAH PERAN KALSITRIOL PADA KADAR TNFᵅ PLASMA & PERBAIKAN KLINIS PENDERITA PNEUMONIA KOMUNITI
29 DEWI NURUL MAKHABAH  PERAN WIIFIT NINTENDO PADA NILAI TOLERANSI EXERSICE, GEJALA SESAK NAPAS, DAN KUALITAS HIDUP PENDERITA PPOK
30 LULU DIAN ANGGRAINI PENGARUH POLIMORFISME GEN INTERFERRON GAMMA TERHADAP KERENTANAN DAN KLINIS TUBERKULOSIS
31 DWI MARHENDRA HUBUNGAN POLIMORFISME GEN HLA DQBI *0503 DENGAN KERENTANAN DAN KADAR INTERFERON GAMMA PENDERITA MULTIDRUG RESISTANT TUBERCULOSIS
32 DWI INDRAYATI PERAN CURCUMIN TERHADAP KADAR MALONDIALDEHYDE PLASMA, KADAR INTERLEUKIN 6 PLASMA, SKOR COPD ASSESSMENT TEST DAN LAMA RAWAT INAP PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK EKSASERBASI AKUT
33 YUNITA PERAN ERDOSTEIN KADAR GSH, IL8, NILAI VEP1, DAN SKOR CAT PENDERITA PPOK STABIL
34 ZAKIAH PHYSIOLOGICAL AND SOCIAL CHALLENGES IN MANAGEMENT OF MDR TB PATIENTS IN MOEWARDI HOSPITAL
35 QOMARIAH PENGARUH CURCUMIN PADA KADAR IL8 PLASMA DAN MMP9 DAN PLASMA PASIEN PPOK EKSASERBASI AKUT
36 NOVITA EVA HUBUNGAN POLIMORFISME IL 10-082 G/A PADA PENDERITA MDR TB
37 BOBBY PERAN DEXAMETHASONE PADA PNEUMONIA KOMUNITAS TNFALFA
38 HELENA  HUBUNGAN POLIMORFISME ALA DEKI B1 02 01 DENGAN KEJADIAN TB PADA PASIEN MDR
39 SUKARTI PERAN N-ACETYLCYSTEINE (NAC) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS
40 INDAH PERAN SIMVASTATIN PADA PPOK STABIL IL6 DAN NEUTROFIL SPUTUM
41 LIA PERAN VIT C PADA KADAR TNF ALFA DAN ADENOMEDULIN PADA PNEUMONIA KOMUNITI
42 MELFIA PERAN OMEGA 3 PADA ASMA BERDASARKAN ACQ DAN KADAR IL4/IL10
43 DIAZ PERAN VITAMIN D PADA ASMA
44 WIDAYANTO PERAN FUROSEMID PADA PPOK
45 WAHYU PENGARUH L-CARNITINE PADA KELEMAHAN PASIEN PPOK
46 MUJANG PERAN ZINC PADA PPOK
47 FADLIA PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C PADA KADAR IL6 MDA PLASMA DAN PERBAIKAN KLINIS PASIEN PPOK EKSASERBASI AKUT
49 ARDORISYE PENGARUH UBIGUINONE TERHADAP KADAR MDA  PLASMA, % VEP 1 DAN SKOR CAT PENDERITA PPOK STABIL
50 MAGDALENA PENGARUH TEOFILIN SEBAGAI ANTI INFLAMASI TERHADAP KADAR INTERLEUKIN-8, NEUTROFIL SPUTUM, SKOR COPD ASSESMENT TEST PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS STABIL
51 DINA OKFINA PENGARUH KLASIFIKASI PPOK STABIL TERHADAP HASIL UJI DISFUNGSI CAPACITY OF THE LUNG FOR CARBON MOINOXIDE (DLCO) DAN KADAR HEMOGLOBIN (HB)
52 LYDIA ARISTA PENGARUH CURCUMIN TERHADAP KADAR HISTAMIN PLASMA, VARIASI APE, DAN LAMA RAWAT INAP PENDERITA ASMA EKSASERBASI AKUT.
53 HAYU PENGARUH RESPIRATORY MUSCLE STRECTH GYMNASTIC TERHADAP KAPASITAS VITAL GEJALA SESAK NAPAS SKALA KECEMASAN KAPASITAS EXERCISE DAN KUALITAS HIDUP PASIEN PPOK STABIL
54 JEANETTE PERAN TEOFILIN TERHADAP HDAC DAN IL 5 PADA PASIEN ASMA
55 LEONARDO PENGARUH AZITROMISIN DOSIS RENDAH TERHADAP LAMA WAKTU PERBAIKAN KLINIS, KADAR IL-8 DAN NEUTROFIL SPUTUM PENDERITA PNEUMONIA